Usia bukanlah jaminan untuk unjuk kemampuan dan menembus skuad senior, apalagi di ISL yang cenderung lebih menilai seorang pemain dari kebintangannya.
1.Kurnia Mega Hermansyah (7 Mei 1990) Arema
Menyingkirkan kiper sekelas Markus Haris Maulana yang notabene adalah seorang penjaga gawang nomor 1 tim nasional bukanlah pencapaian yang mudah, namun hal ini dapat dicatatkan oleh adik dari Ahmad Kurniawan ini. Prestasi lainnya adalah dengan mengantarkan Arema Indonesia menjadi tim paling sedikit kebobolan dan berpeluan besar menjadi kampiun perdana ISL.
2.David Laly (7 november 1991) Persipura
Pelatih Persipura Jacksen.F Tiago menyebut David sebagai calon pengganti ikon persipura saat ini Boaz Salosa. Terutama setelah penampilan impresifnya saat mengalahkan sriwijaya di stadion jakabaring Palembang. Satu lagi calon mutiara papua yang siap bersinar.
3.Hendro Siswanto (17 Maret 1990) Persiba
Gelandang Persiba ini menunjukan performa yang menonjol di ISL perdana ini terutama dengan raihan 3 golnya musim ini dengan total penampilan sebanyak 26 kali sementara ini. Hendro menjadi salah satu penggerak permainan tim beruang madu bersama fery Ariawan di lini tengah persiba.
4. Ramdani Lestaluhu (5 November 1991) Persija
Menjalani musim kedua bersama persija musim ini, ramdani menjadi pelapis ideal bagi Firman Utina. Hingga pekan ke 30, ramdani telah melalui 11 pertandingan baik sebagai starter maupun pengganti.
5.Fendry Mofu (10 September 1989) Persiwa
Pemuda Papua ini adalah pelapis sekaligus duet lini tengah dari duet Erick Weeks dan Imanuel Padwa. Penampilan konsistennya menjadikan capsnya bagi persiwa musim ini menjadi diatas 20 kali. Sebuah pencapaian luar biasa mengingat persiwa pun berkompetisi di tingkat Asia.
6. Egi Melgiansyah (4 September 1990) Pelita Jaya
Sempat beberapa kali menembus tim nasional junior menjadi pertanda akan bakat gelandang muda yang satu ini. Menjalani debut di tim senior Pelita Jaya sejak umur 18 tahun, pemain yang satu ini semakin banyak mendapat menit bermain walaupun lebih sering dari bangku cadangan.
7.Aditya Putra Dewa (11 Juni 1990) PSM
TopSkor liga U-21 musim 2009 ini telah mencetakan gol perdananya bagi tim juku eja. Dengan konsistensi penampilan dan p[emupukan mental yang baik dipercaya hanya tinggal menunggu waktu untuk memetik kesuksesan bagi pemain asli didikan PSM Makasar ini.
8.Andik Vermansyah (23 November 1991) Persebaya
Walaupun dengan postur mungil, eks pemain PON jawa timur ini mencetak gol perdananya di ISL dengan cara yang unik yaitu dengan sundulan kepala. Kecepatan dan teknik yang cukup mumpuni menjadi andalan dari pemain berpostur 165 ini.
9.Yongki Ariwibowo (23 November 1989) Persik
Mulai musim 2009-2010, yongki diproyeksikan untuk menjadi pelapis dari saktiawan sinaga, namun cedera yang menimpa sakti kemudian menjadi berkah bagi mantan topskor persik U21 ini, dan membayar kepercayaan dengan koleksi 7 gol sejauh ini.
10.Oktavianus Maniani (10 Oktober 1990) Persitara
Membela 3 tim yang berbeda selama 2 tahun terakhir menjadi sinyal bahwa pemain ini memiliki potensi yang luar biasa. Sempat di PSMS dan Pro Duta, pria yang disebut-sebut sebagai the next Eli Aboy ini akhirnya bergabung dengan persitara pada januari 2010 dan sejauh ini telah mencetak 2 gol.
Masih ada beberapa pemain lain yang tidak kalah memiliki potensi cerah sedang berlaga di ISL musim ini. Siapakah jagoan anda?